Begitu mudah, kan?
Bagai hanya dengan sekelip mata
Bagai tiada apa yang pernah terjadi
Bagai hari ini tiada pernah ada semalam
Bagai tiada janji yang perlu dikotakan
Bagai tiada kenangan hingga boleh dilupakan
Kenapa ya?
Tentu kamu ada akan jawabannya
Pasti kamu ada akan alasannya
Kerna ia adalah tentang kamu
Adakah ianya sikap kamu?
Atau itu egois kamu?
Aku terima semua ini
Ketahuilah
Walaupun aku terkadang rasa keliru
Kerna ini bukan pertama
Jadian kamu
Dan ini tanda aku kenal
Sama kamu
Terima kasih ya akan ruang ini
Cuma
Aku mau kamu tahu
Apapun kamu
Sejak kita mula temu dahulu
Ngak pernah ada rasa nyesal aku
Hingga kini berteman akan kamu
Kerna
Bila berteman itu
Bukankah
Kita perlu jadi diri kita sendiri
Dan sebagai teman
Kita perlu terima apa seadanya.
Aku yakin
Aku juga pasti
Jika begini kamu bisa berubah sebegini
Kenapa tidak esok
Kamu bisa berubah kembali seperti biasa
Bukankah panas dikesiangan
Juga bisa ada hujannya
Dan hujan yang turun
Pasti juga akan ada berhentinya
Benar, kan?
Doaku untukmu
takkan pernah putus
Teman
Walaupun ke mana keberadaan kamu
Kenangan kita bersama
Meskipun hanya sementara
Telah buat kamu senantiasa dekat
Di hatiku
Moga kamu tak pernah lupa
Punya kenalan seperti aku
Dan maafkan aku
Jika ada sesal kamu
Kerna temui aku dalam jalanmu
seorang insan yang tidak sempurna
04 feb 2008 – 01:08am
-> Sebelum mata terlena <-
Monday, February 4, 2008
:: Berubah ::
Posted by
ud@cit
at
2:03 PM
Labels: brotherhood, friendship, love, poems
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
MY VIDEO
Contact Me... For More Information
Mobile : +6 012 - 7642015
Email : rush8_1182@yahoo.com / uda.acit1182@gmail.com
@ LET's CHAT / leave ur comments here
Email : rush8_1182@yahoo.com / uda.acit1182@gmail.com
@ LET's CHAT / leave ur comments here
No comments:
Post a Comment